Selalu ada warna baru di malam tahun
baru. Kalau pada malam tahun baru 2011 aku menghabiskannya dengan jalan-jalan
di Yogyakarta (sambil nunggu petasan pergantian tahun di Tugu). Tahun 2010 di
Cilacap, tapi nggak kemana-mana karena dilarang sama Bapak. Tahun 2009 di
Kaliurang bersama teman-teman, makan sate dan jalan-jalan. Nah, malam tahun
baru 2012 ini di sebuat kota kecil di pulau Flores, yaitu Ende.
Malam ini aku, Dian, Mbak Erma dan
Julia menginap di rumah Bapa-mama asuh kami di jalan marilonga, kota Ende.
Rupanya Mbak Diana juga menginap di sini. Yeaaa jadinya kami berlima. Mama Asuh
(Ine= mama dalam bahasa ende) memasak ayam untuk kami. Alhamdulilah, makan
ayam, sesuatu banget. Daging ayam nggak dijual bebas di sini, bos. Harus pesen
dulu untuk motong ayam.
Jam 8 malam, rumah tetangga sudah
rame orang berkumpul. Musik pun dimulai. Semakin malam, makin ramai dan seru.
Musik diputar kenceengggggg bangeettt. Musiknya kayak poco-poco gitu. Trus
orang-orang pada berjoget ria. Nggak mau ketinggalan, kamipun ikut serta
joget-joget ria. Yihaaaaa .....
Untungnya acara nggak ekstrim.
Sederhana, full musik dan meriah. Nggak ada hidangan babi, anjing dan minuman
keras. Yang terasa malah nuansa kekeluargaan.
Tepat pukul 12 malam, percikan
kembang api terdengar dan terlihat di langit. Itu kembang api yang dinyalakan
di pinggir jalan. Rumah bapa-mama asuh sih masuk gang.
Kami tidur sekitar pukul 2 pagi.
Malam tahun baru yang spesial nih. Saya akan menghabiskan sepanjang tahun 2012
di tanah perantauan bernama kabupaten Ende. Tahun baru, nambah umur. Berarti
makin pendek jarak antara umur dengan liang kubur.
Akan ada kejutan apa saja di tahun
2012 ini? Nantikan saja. Karena hidup selalu penuh kejutan!
| Mama-bapa asuh |
| joget ala poco-poco |
| yippiiiiiiii |
| muahahahha |
0 Response to "Malam Tahun Baru 2012 di Ende"
Posting Komentar